Mengenal Liquid in Glass Thermometer: Prinsip Kerja dan Aplikasi

Prinsip Kerja Liquid in Glass Thermometer

Table of Contents

Dalam dunia instrumentasi pengukuran suhu, Liquid in Glass Thermometer atau termometer zat cair dalam kaca adalah salah satu alat ukur yang paling klasik namun tetap relevan hingga saat ini. Prinsip kerjanya didasarkan pada hukum fisika sederhana yaitu pemuaian zat secara termal (thermal expansion).

Termometer kapiler
Termometer kapiler

Secara sederhana, cairan yang terperangkap di dalam tabung kaca kapiler akan memuai atau mengembang ketika menerima panas dan menyusut ketika didinginkan. Perubahan volume cairan ini kemudian diterjemahkan ke dalam skala terkalibrasi yang tertera pada batang kaca untuk menunjukkan nilai suhu yang presisi. Karena menggunakan pipa kapiler, alat ini juga sering disebut sebagai termometer kapiler.

Baca Juga : Definisi dan Cara Kerja Thermocouple

Kriteria Cairan Termometrik

Tidak semua cairan dapat digunakan sebagai indikator suhu. Cairan yang digunakan dalam termometer jenis ini disebut sebagai cairan termometrik dan wajib memiliki karakteristik fisik tertentu agar pengukuran menjadi akurat.

Syarat utama cairan termometrik meliputi:

  • Tidak boleh membeku pada suhu operasional rendah.
  • Harus memiliki titik didih yang cukup tinggi agar tidak mudah menguap.
  • Wajib memuai secara linear atau merata terhadap perubahan suhu untuk memastikan pembagian skala yang presisi.

Mengapa air tidak digunakan? Air tidak cocok karena memiliki anomali densitas dan rentang suhu cair yang terbatas (membeku pada 0°C dan mendidih pada 100°C), yang terlalu sempit untuk kebutuhan industri.

Tabel Cairan Termometrik
Tabel Cairan Termometrik

Jenis Cairan yang Umum Digunakan

  • Merkuri (Air Raksa): Dahulu sangat populer karena memiliki rentang ukur luas (titik beku -39°C dan titik didih 357°C) serta pemuaian yang linear. Namun, karena sifatnya yang sangat beracun (toksik), penggunaannya kini mulai dibatasi.
  • Etanol (Alkohol): Sering diberi pewarna merah atau biru agar mudah terlihat. Memiliki titik leleh -115°C dan titik didih 78°C. Sangat ideal untuk mengukur suhu lingkungan sehari-hari atau suhu rendah, namun tidak cocok untuk suhu tinggi di atas 78°C.

Baca Juga : Pengukuran kelembaban menggunakan Dew Point

Sensitivitas dan Respons Pengukuran

Akurasi dan kecepatan respons termometer sangat bergantung pada desain fisik dan volume cairannya.

Faktor Volume Cairan

Sensitivitas pengukuran berbanding lurus dengan jumlah cairan dalam reservoir (bohlam). Semakin banyak volume cairan, semakin besar efek pemuaian yang terlihat pada tabung kapiler, sehingga pembacaan bisa lebih detail.

Faktor Desain Bohlam (Bulb)

Terdapat trade-off atau kompromi dalam desain. Meskipun volume cairan yang besar meningkatkan sensitivitas, hal tersebut justru memperlambat waktu respons karena butuh waktu lebih lama bagi seluruh cairan untuk menyesuaikan diri dengan suhu eksternal.

Oleh karena itu, untuk mendapatkan respons yang cepat (fast response), desain bohlam termometer biasanya dibuat dengan dinding kaca yang tipis dan bentuk yang ringkas agar perpindahan panas terjadi lebih cepat.

Baca Juga : Definisi, Cara Kerja dan Jenis Resistance Temperature Detector

Fitur Utama dan Karakteristik Operasional

Dalam penggunaan profesional, terdapat beberapa aspek teknis yang perlu diperhatikan agar pembacaan suhu valid:

  • Tipe Pencelupan (Immersion Type): Akurasi sangat bergantung pada seberapa dalam termometer dicelupkan ke media. Terdapat tiga kategori yaitu Total Immersion, Partial Immersion, dan Complete Immersion. Kesalahan pencelupan yang tidak sesuai kalibrasi pabrikan akan menyebabkan deviasi hasil ukur.
  • Linearitas: Cairan organik seperti toluena atau pentana sering digunakan untuk kebutuhan khusus, namun pemuaiannya tidak selinier merkuri, sehingga memerlukan kalibrasi skala yang lebih kompleks.
  • Waktu Respons: Dipengaruhi oleh jenis cairan, kapasitas bohlam, ketebalan dinding kaca, dan berat bersih sensor.

Aplikasi di Berbagai Sektor

Meskipun sensor digital mulai mendominasi, Liquid in Glass Thermometer masih diandalkan di berbagai bidang:

  • Laboratorium dan Kalibrasi: Digunakan sebagai standar pembanding di ruang kalibrasi karena stabilitasnya.
  • Industri Manufaktur: Memantau suhu cairan dalam tangki terbuka, pipa aliran, atau rendaman logam cair.
  • Maintenance: Pemeriksaan suhu pada sistem HVAC atau saluran udara.
  • Peralatan Memasak: Pada industri makanan dan minuman (F&B) seperti pada ceret industri.

Baca Juga : Definisi dan Jenis Sensor Suhu

Kelebihan dan Kekurangan

Sebagai pertimbangan sebelum memilih instrumen ini, berikut adalah rangkuman keunggulan dan keterbatasannya:

Keuntungan

  • Biaya Efisien: Harga relatif lebih murah dibandingkan sensor suhu elektronik canggih.
  • Mandiri: Tidak memerlukan sumber daya listrik atau baterai, sangat cocok untuk area terpencil atau area berbahaya (hazardous area).
  • Stabilitas: Memiliki pengulangan (repeatability) yang sangat baik dan kalibrasinya cenderung stabil dalam jangka panjang.

Kerugian

  • Rapuh: Material kaca membuatnya rentan pecah dan harus ditangani dengan sangat hati-hati.
  • Pembacaan Manual: Tidak dapat diintegrasikan ke sistem otomasi (SCADA/PLC) dan tidak memiliki fitur data logging.
  • Kesalahan Paralaks: Pembacaan harus dilakukan sejajar dengan mata untuk menghindari kesalahan visual.
  • Keterbatasan Suhu: Tidak cocok untuk aplikasi suhu ekstrem (sangat tinggi atau sangat rendah) di luar rentang cair fluida pengisinya.

Kesimpulan dan Konsultasi

Liquid in Glass Thermometer adalah instrumen pengukuran suhu yang bekerja berdasarkan prinsip pemuaian zat cair di dalam pipa kapiler. Pemilihan jenis cairan (seperti alkohol atau merkuri) dan desain bohlam sangat menentukan sensitivitas serta respons alat terhadap perubahan suhu. Meskipun sederhana dan murah, alat ini menawarkan stabilitas tinggi untuk aplikasi yang tidak memerlukan integrasi sistem digital.

Apabila Anda membutuhkan solusi instrumentasi suhu yang lebih kompleks atau ingin berkonsultasi mengenai jenis termometer yang paling tepat untuk proses industri Anda, tim engineer kami siap membantu, hubungi kami sekarang.

Baca Juga : Definisi dan Cara Kerja Temperature Controller