Aalborg GFC Thermal Mass Flow Controller: Kontrol Gas Presisi

Aalborg GFC Thermal Mass Flow Controller: Kontrol Gas Presisi

Table of Contents

Dalam dunia instrumentasi industri, presisi dan keandalan adalah kunci utama, terutama ketika menangani pengukuran dan pengendalian gas. Aalborg GFC Thermal Mass Flow Controller hadir sebagai solusi yang dirancang khusus untuk menunjukkan dan mengontrol laju aliran gas dengan tingkat akurasi instrumentasi yang tinggi.

Aalborg GFC Thermal Mass Flow Controller
Aalborg GFC Thermal Mass Flow Controller

Perangkat ini menggabungkan desain yang kokoh dengan efisiensi biaya, menjadikannya pilihan yang serbaguna untuk berbagai aplikasi industri. Tersedia dalam pilihan material aluminium atau baja tahan karat (stainless steel), alat ini mampu memberikan pembacaan unit teknik standar maupun persentase dari 0 hingga 100 persen.

Baca Selengkapnya: Litre Meter LMag-F Electromagnetic Flanged Flow Meters

Spesifikasi Teknis Aalborg GFC Thermal Mass Flow Controller

Untuk memastikan perangkat ini sesuai dengan kebutuhan sistem Anda, berikut adalah rincian spesifikasi teknis dari seri Aalborg GFC:

Akurasi dan Rentang Aliran

  • Akurasi Standar: ± 1% dari Full Scale (FS).
  • Repeatability: ± 0.5% dari Full Scale.
  • Rentang Aliran: Mulai dari 10 sccm hingga 1000 sL/mnt (N2).
  • Turn Down Ratio: 40:1.

Waktu Respons (Response Time)

  • Model GFC 17: Konstanta waktu 300ms (sekitar 1 detik untuk mencapai ±2% dari set flow).
  • Model GFC 37/47: Konstanta waktu 600ms (sekitar 2 detik).
  • Model GFC 57/67/77: Konstanta waktu 1800ms (sekitar 5 detik).

Tekanan dan Suhu

  • Tekanan Gas Maksimum: Hingga 1000 psig (70 bar) untuk model GFC 17, 37, 47; dan 500 psig (34.5 bar) untuk model GFC 57, 67, 77.
  • Tekanan Gas Optimum: 25 psig (1.73 bar).
  • Suhu Operasional: 0°C hingga 50°C (Gas dan Ambient).
  • Koefisien Suhu: 0.15% dari Full Scale per °C.

Sinyal dan Kelistrikan

  • Sinyal Output: Analog 0-5 Vdc atau 4-20 mA.
  • Sinyal Command: Linear 0-5 Vdc atau 4-20 mA.
  • Power Input: Universal +12 Vdc hingga 26 Vdc (untuk model tertentu).
  • Perlindungan Sirkuit: Dilengkapi proteksi polaritas terbalik dan sekering yang dapat di-reset.

Integritas dan Koneksi

  • Tingkat Kebocoran (Leak Integrity): Maksimum 1 x 10-9 smL/detik helium ke lingkungan luar.
  • Koneksi (Fitting): Tersedia fitting kompresi 1/4″, 3/8″, 1/2″, hingga fitting FNPT 3/4″ tergantung model.

Baca Selengkapnya: Flowmasonic WUF-100CF Water Flow Meter Ultrasonic

Fitur Unggulan dan Desain Mekanis

Aalborg GFC dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan teknis di lapangan. Berikut adalah beberapa fitur utama yang membedakan seri GFC:

  • Kontrol Katup Elektromagnetik: Perangkat ini dilengkapi dengan katup elektromagnetik bawaan yang memungkinkan pengaturan aliran pada laju apa pun sesuai rentang model. Sebagai fitur keselamatan standar, katup ini berjenis normally closed (tertutup otomatis) untuk memastikan aliran gas berhenti total jika terjadi pemadaman listrik.
  • Fleksibilitas Pembacaan: Unit ini memiliki layar LCD di bagian atas transduser yang dapat dimiringkan hingga 90 derajat. Fitur ini sangat membantu teknisi untuk mendapatkan sudut pandang pembacaan yang optimal saat instalasi di area sempit. Layar ini juga terhubung dengan colokan modular standar, sehingga dapat dilepas untuk kebutuhan pembacaan jarak jauh (remote reading).
  • Pilihan Material: Untuk gas non-korosif, tersedia model berbahan aluminium dan kuningan. Sedangkan untuk aplikasi yang melibatkan gas korosif, tersedia model dengan konstruksi stainless steel 316.
  • Opsi Pemasangan: Kontroller ini sangat fleksibel, dapat digunakan sebagai unit meja (desktop unit) atau dipasang menggunakan sekrup pada bagian alasnya untuk instalasi permanen.

Baca Selengkapnya: EGE Elektronik Flow Controller and Switch

Prinsip Kerja Thermal Mass Flow

Efisiensi Aalborg GFC didasarkan pada prinsip termal yang canggih untuk memastikan aliran laminar dan rasio laju aliran yang konstan.

Gas yang masuk akan dibagi menjadi dua jalur aliran laminar: satu melalui saluran aliran utama dan satu lagi melalui tabung sensor kapiler. Pada tabung sensor, terdapat dua lilitan penginderaan suhu presisi yang dipanaskan. Ketika gas mengalir, ia membawa panas dari lilitan hulu ke hilir. Perbedaan suhu yang terjadi ini sebanding dengan perubahan resistansi pada sensor.

Menggunakan desain jembatan Wheatstone, perangkat memantau gradien resistansi tersebut yang berbanding lurus dengan laju aliran massa instan. Sistem kemudian menghasilkan sinyal keluaran (0-5Vdc atau 4-20mA) yang merepresentasikan laju aliran molekuler gas. Sirkuit kontrol loop tertutup akan terus memantau output ini dan menyesuaikan katup elektromagnetik untuk mempertahankan aliran pada setpoint yang diinginkan, tanpa terpengaruh oleh fluktuasi suhu dan tekanan dalam batas operasional.

Baca Selengkapnya: Tricor TCM Series Coriolis Mass Flow Meter

Konsultasi Kebutuhan Flow Controller

Memilih mass flow controller yang tepat sangat krusial untuk menjaga efisiensi dan keamanan operasional pabrik atau laboratorium Anda. Aalborg GFC menawarkan kombinasi akurasi tinggi dan ketahanan material yang sulit ditandingi di kelasnya.

Baca Selengkapnya: Rheonik RHM 015 Coriolis Mass Flow Sensor

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai spesifikasi teknis, kompatibilitas gas, atau ingin mendiskusikan aplikasi khusus di industri Anda, tim ahli kami siap membantu.

Sumber: aalborg.com | inaparts.com

[Hubungi Wiratama Mitra Abadi](Link ke Contact Us)