Dalam dunia pengukuran industri, Flow Meter Positive Displacement (PD) dikenal sebagai standar emas untuk akurasi volumetrik. Salah satu varian modern yang semakin populer karena efisiensinya adalah Flow Meter Spiral Single Rotor.

Alat ini dirancang khusus untuk mengatasi tantangan pengukuran pada fluida bersih dengan tingkat viskositas rendah hingga sedang. Dengan desain yang inovatif, jenis ini menawarkan solusi pengukuran yang stabil dan minim getaran dibandingkan meteran mekanis konvensional.
Apa Itu Flow Meter Spiral Single Rotor?
Flow Meter Spiral Single Rotor adalah jenis alat ukur Positive Displacement yang memanfaatkan satu rotor berbentuk spiral panjang untuk mengukur laju aliran. Berbeda dengan gear meter biasa, rotor pada alat ini memiliki desain ulir yang dinamis.
Saat fluida mengalir, rotor akan berputar pada sumbunya. Setiap putaran rotor mewakili volume cairan yang spesifik dan tetap. Karena volume per putaran ini konstan, total volume yang mengalir dapat dihitung dengan sangat presisi. Contoh model yang populer di pasaran adalah seri FSR-51, yang sering diaplikasikan untuk cairan bahan bakar atau pelarut kimia.
Cara Kerja dan Mekanisme Operasi
Mekanisme kerja alat ini sangat elegan dan sederhana, meminimalkan gesekan mekanis yang tidak perlu:
- Aliran Masuk: Fluida memasuki ruang metering (metering chamber) dan menekan permukaan rotor spiral.
- Rotasi Dinamis: Tekanan dari aliran fluida menyebabkan rotor spiral berputar secara kontinu.
- Pemindahan Volume: Setiap rotasi memindahkan sejumlah volume cairan yang terukur dari sisi inlet (masuk) ke outlet (keluar).
- Deteksi Sensor: Putaran rotor dideteksi oleh sensor magnetik atau optik tanpa kontak langsung.
- Konversi Sinyal: Sinyal putaran tersebut diterjemahkan oleh transmitter menjadi data flow rate (laju aliran) dan total volume.
Baca Juga: Bagaimana cara memilih Sensor Level Ultrasonik yang sesuai?
Keunggulan Utama Flow Meter Spiral Single Rotor
Mengapa industri memilih tipe spiral ini? Berikut adalah kelebihan utamanya:
- Akurasi Tinggi: Mampu mencapai tingkat akurasi 0,1% hingga 0,5%, sangat ideal untuk dosing atau pengukuran bahan bakar.
- Minim Pulsasi: Desain spiral menghasilkan aliran yang jauh lebih halus dan stabil dibandingkan tipe piston atau gear biasa yang sering menimbulkan guncangan (pulsation).
- Desain Kompak: Memiliki sedikit komponen bergerak (moving parts), sehingga instalasinya mudah dan konstruksinya kokoh.
- Output Fleksibel: Mendukung berbagai sinyal output industri seperti Pulse, 4-20 mA, hingga komunikasi digital RS485/HART.
Keterbatasan yang Perlu Diperhatikan
Meskipun handal, alat ini memiliki batasan aplikasi:
- Hanya untuk Fluida Bersih: Sangat sensitif terhadap kotoran. Partikel padat dapat memacetkan atau menggores rotor spiral. Wajib memasang saringan (strainer) sebelum inlet.
- Biaya Investasi: Harganya relatif lebih tinggi dibandingkan flow meter mekanis sederhana karena presisi dan teknologinya.
- Perawatan Seal: Komponen seal dan bearing memerlukan pemeriksaan berkala untuk mencegah kebocoran atau keausan.
Perbandingan dengan PD Flow Meter Lainnya
Untuk memahami posisinya di pasar, mari bandingkan dengan saudara dekatnya:
- Oval Gear Meter: Menggunakan dua roda gigi oval. Sangat tangguh untuk cairan dengan viskositas sangat tinggi (seperti oli berat/lem), namun alirannya cenderung lebih bergetar (pulsasi tinggi).
- Helical Gear Meter: Menggunakan dua rotor heliks. Sangat presisi untuk rentang viskositas luas, namun harganya sangat mahal dan ukurannya besar.
- Spiral Single Rotor: Posisi tengah yang ideal. Sangat cocok untuk viskositas rendah hingga sedang (seperti solar, pelarut, air demin) dengan aliran yang jauh lebih halus daripada Oval Gear dan harga lebih efisien daripada Helical Gear.
Aplikasi di Berbagai Sektor Industri
Berkat karakteristiknya yang stabil, Flow Meter Spiral Single Rotor banyak digunakan pada:
- Industri Minyak & Gas: Pengukuran bahan bakar bersih (Solar/Diesel) dan aditif.
- Industri Kimia: Pengukuran pelarut (solvent) dan bahan kimia non-abrasif.
- Manufaktur: Sistem pendinginan (coolant flow) pada mesin presisi.
- Pengolahan Air: Monitoring air bersih murni (pure water) di fasilitas farmasi atau elektronik.
Baca Juga: 10 Hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih flow meter
Kesimpulan
Flow Meter Spiral Single Rotor adalah investasi cerdas bagi Anda yang membutuhkan keseimbangan antara akurasi tinggi, aliran yang stabil, dan efisiensi biaya untuk fluida bersih. Dengan pemeliharaan yang tepat, alat ini mampu memberikan data presisi untuk mengoptimalkan operasional pabrik Anda.
Bingung menentukan apakah jenis ini cocok untuk fluida Anda?
Jangan ambil risiko salah spesifikasi. Diskusikan detail teknis aplikasi Anda—mulai dari viskositas cairan hingga kondisi operasional—bersama tim engineer dari Wiratama Mitra Abadi. Kami siap membantu Anda memilih solusi Positive Displacement Flow Meter terbaik yang sesuai dengan kebutuhan industri Anda.
Hubungi Kami sekarang untuk konsultasi gratis dan penawaran harga terbaik.
Baca Juga: Batch Production : Pengertian, Fitur, dan Keuntungannya





