Flow Meter Electromagnetic (Magmeter) merupakan jenis flowmeter volumetrik yang bekerja tanpa komponen bergerak (no moving parts). Karakteristik konstruksi ini menjadikannya solusi paling ideal untuk mengukur aliran cairan berbasis air atau cairan konduktif, termasuk yang kotor, mengandung lumpur, atau limbah agresif.

Karena sifatnya yang tidak menghambat aliran dan minim perawatan, alat ini sering dijadikan rujukan utama dalam proses kalibrasi sistem perpipaan dan manajemen air. Magmeter menawarkan pengukuran volumetrik dengan tingkat akurasi yang sangat presisi, umumnya pada rentang ± 0,5% dan bahkan bisa mencapai ± 0,2% pada spesifikasi khusus.
Baca Selengkapnya: Flow Meter WMAG30 untuk Air Lumpur Limbah Pertambangan
Cara Kerja dan Prinsip Induksi Faraday
Teknologi ini bekerja berdasarkan Hukum Induksi Elektromagnetik Faraday. Di dalam pipa sensor (flow tube), sebuah medan magnet dibangkitkan. Ketika cairan konduktif mengalir melewati medan magnet tersebut, akan tercipta tegangan listrik.
Sesuai hukum Faraday, tegangan yang dihasilkan berbanding lurus dengan kecepatan aliran cairan. Elektroda pada sensor akan menangkap sinyal tegangan ini, yang kemudian dikonversi oleh converter menjadi data kecepatan aliran, debit (flow rate), dan volume total.
Syarat mutlak agar alat ini bekerja adalah cairan harus bersifat konduktif (biasanya minimal 20 micro-siemens). Oleh karena itu, alat ini sangat cocok untuk air baku dan limbah, namun tidak bisa digunakan untuk air demin atau minyak (hidrokarbon).
Keunggulan Utama Flow Meter Electromagnetic
Model seperti Flowmag WMAG sering menjadi pilihan favorit para engineer karena berbagai kelebihan teknisnya:
- Tanpa Hambatan (Zero Pressure Drop): Tidak ada bagian sensor yang menonjol ke dalam pipa atau berputar, sehingga aliran tidak terganggu dan tidak menyebabkan penurunan tekanan.
- Akurasi Tinggi & Stabil: Standar akurasi 0,5% (opsional 0,2%), sangat presisi untuk kebutuhan billing atau kalibrasi.
- Tahan Cairan Ekstrem: Material liner dan elektroda dapat disesuaikan untuk cairan korosif, abrasif (lumpur), hingga suhu tinggi (150°C – 180°C).
- Pengukuran Aliran Rendah: Mampu membaca aliran yang sangat pelan dengan kecepatan velocity mulai dari 0,1 m/s.
- Output Lengkap: Mendukung integrasi sistem dengan output Analog 4-20mA, Pulse, RS485, hingga HART Communication.
- Aplikasi Luas: Cocok untuk air limbah, air lumpur pertambangan, hingga industri sanitary (makanan, minuman, susu) yang membutuhkan kebersihan tinggi.
Baca Selengkapnya : Flowmasonic WUF100 Ultrasonic Flow Meter
Peran Vital dalam Sistem Kalibrasi dan Distribusi Air
Dalam manajemen distribusi air (seperti PDAM atau WTP), stabilitas dan umur pakai alat ukur sangatlah krusial.
1. Durabilitas Jangka Panjang Flow meter mekanis konvensional seringkali mengalami penurunan akurasi setelah 2 tahun pemakaian akibat aus (abrasi). Sebaliknya, Flow Meter Electromagnetic memiliki masa pakai yang bisa mencapai lebih dari 10 tahun karena tidak ada gesekan mekanis. Hal ini menjadikannya instrumen yang tepat sebagai “Meteran Induk” atau alat kalibrasi.
2. Mengurangi Non-Revenue Water (NRW) Keakuratan data sangat penting untuk mengambil keputusan. Jika alat ukur tidak stabil, data kehilangan air (kebocoran) menjadi bias. Magmeter memberikan data yang konsisten untuk membantu mendeteksi kebocoran jaringan pipa secara dini.
3. Solusi untuk Jaringan Multi-Entry Pada sistem jaringan pipa yang kompleks (banyak jalur masuk/keluar), diperlukan alat yang mampu mengukur aliran dua arah (bi-directional). Flow Meter Electromagnetic mampu menangani perubahan arah aliran dan tekanan yang dinamis dengan tetap menjaga sinkronisasi data waktu (timestamp), yang sulit dilakukan oleh meteran mekanis biasa.
Baca Selengkapnya: Flowmeter Portable Ultrasonic Flowmasonic WUF620J
Spesifikasi Teknis Umum
Berikut adalah gambaran spesifikasi teknis dari Flow Meter Electromagnetic yang umum digunakan di industri:
- Material Body: Carbon Steel, Cast Steel, atau Stainless Steel (SS304/SS316).
- Ukuran Pipa (DN Range): DN15 hingga DN2000 (tersedia tipe Insertion untuk pipa besar).
- Akurasi: 0.5% (Standar), 1% (Ekonomis), 0.2% (High Precision).
- Power Supply: 220 VAC, 24 VDC, atau Battery Operated.
- Suhu Media: 0 – 150°C (tergantung jenis liner).
- Output Sinyal: Pulse, 4-20mA, RS-485 (Modbus), HART.
- Tekanan Nominal: 1.6 MPa hingga 6.4 MPa (Tersedia High Pressure).
- Kelas Proteksi: Tersedia hingga IP68 (Submersible/Tahan Rendam).
Kesimpulan
Penggunaan Flow Meter Electromagnetic bukan hanya soal pengukuran, tetapi juga investasi pada akurasi data dan efisiensi jangka panjang. Alat ini adalah solusi terbaik untuk menggantikan meteran mekanis yang sering bermasalah pada aplikasi air kotor maupun sistem kalibrasi presisi tinggi.
Apakah Anda membutuhkan Flow Meter yang Akurat dan Tahan Lama?
Jangan biarkan kesalahan pengukuran merugikan operasional perusahaan Anda. Diskusikan kebutuhan spesifikasi teknis Anda, mulai dari jenis cairan hingga ukuran pipa, bersama tim engineer dari Wiratama Mitra Abadi
Kami menyediakan berbagai jenis Flow Meter Electromagnetic berkualitas tinggi seperti tipe Flowmag WMAG yang siap menunjang efisiensi industri Anda.
Hubungi Kami sekarang untuk mendapatkan penawaran terbaik dan layanan konsultasi gratis.
Baca juga: Flowmasonic WUF 620 CF Clamp On Ultrasonic Flow Meter





